
Cibinong,infocom bogor-Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Bogor (GMPB) resmi mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (22/1/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan salah satu pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor.

Indikasi Penyalahgunaan Wewenang dan Kerugian Negara
Ketua GMPB, M. Ikbal, menyatakan bahwa laporan tersebut merupakan hasil kajian internal yang mendalam serta temuan di lapangan. Pihaknya mencium adanya praktik penyalahgunaan wewenang yang berpotensi menyebabkan kerugian keuangan negara dalam jumlah signifikan di tubuh Disdik Kabupaten Bogor.

“Kami membawa berkas laporan ini ke KPK sebagai bentuk peran nyata pemuda sebagai kontrol sosial. Ada indikasi kuat penyalahgunaan wewenang oleh oknum pejabat yang harus diusut tuntas demi transparansi anggaran pendidikan,” ujar Ikbal saat ditemui di Jakarta.

Desak KPK Segera Turun Tangan
Mengingat gencarnya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK di berbagai daerah belakangan ini, GMPB berharap lembaga antirasuah tersebut memberikan atensi khusus terhadap kasus di Bogor. Ikbal menegaskan bahwa sektor pendidikan adalah sektor vital yang menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga tidak boleh ada ruang bagi praktik lancung.
”Kami meminta KPK merespons cepat dan serius. Praktik korupsi tidak boleh dibiarkan tumbuh subur, apalagi di sektor pendidikan. Harus ada tindakan tegas tanpa pandang bulu terhadap siapapun yang bermain dengan uang rakyat,” tegasnya.
Komitmen Kawal Kasus Hingga Tuntas
GMPB menegaskan bahwa langkah ini tidak akan berhenti pada tahap pelaporan saja. Mereka berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan kasus ini hingga ada kejelasan hukum dan sanksi bagi pihak yang terlibat. Selain itu, Ikbal juga mengajak masyarakat Bogor untuk lebih proaktif dalam mengawasi birokrasi.
“Segala bentuk kebijakan yang merugikan uang negara akan kami kawal sampai tuntas. Ini demi masa depan daerah dan pemulihan hak-hak masyarakat Bogor yang tercederai oleh praktik korupsi,” pungkas Ikbal.
Redaksi:Infocom Bogor.
Editor:kang buyur.
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.